Wolrd Class Proficio

Latar belakang
Keprofesian berasal dari bahasa Yunani , yakni proficio. Proficio bukan berarti piawai atau mahir. Proficio justru berarti panggilan jiwa. Semangat proficio inilah yang menjadi falsafah keprofesian mahasiswa ITB.
Institut Teknologi Bandung merupakan salahsatu perguruan tinggi tua di Indonesia. Dalam teori pengembangan wilayah dan negara, unsur inovasi menjadi salahsatu aspek penting untuk mengembangkan negara (Williams,1984).
Amerika Serikat memilki kedigdayaan dalam daya saing global karena mereka memilki pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mapan. Silicon valley mampu menjadi pusat industri dunia yang memberikan dampak signifikan karena adanya budaya inovasi yang terintegrasi dengan masyarakat dunia. Tak hanya Amerika Serikat, India kini memilki Bangalore sebagai kota industri terkemuka Asia. China memilki Hongkong, Shanghai, Xinjiang dan mereka terintegrasi dengan inovasi.
Inovasi yang bertemu dengan intelektual bijaksana telah mampu menginspirasi dunia dalam pengurangan angka kemiskinan. Muhammad Yunus asal Bangladesh telah mengembangkan konsep perbankan yang dikenal dengan grameen bank. Konsep yang Beliau bawa sebenarnya tidak canggih, namun ternyata inovasi sistem grameen bank mampu memberikan dampak signifikan dalam pemberdayaan masyarakat. Indonesia pun memilki beberapa tauladan yang mampu mempertemukan inovasi dengan panggilan jiwa. Sri Mumpuni membuktikan konsistensinya dengan membangun puluhan PLM (Pembangkit Listrik Mikrohidro)di berbagai desa tertinggal di Indonesia.
Inovasi dan keprofesian menjadi unsur tak terpisahkan yang akan saling berkaitan. Inovasi seyogyanya harus selalu menemukan panggilan jiwa yang arif agar suatu inovasi mampu memberikan manfaat. Inovasi selayaknya harus mampu menjadi cahaya yang pada akhirnya mampu menyinari Indonesia dan dunia.
Konstelasi Kemahasiswaan
Ketika Bung Karno mendapatkan kelulusan dari Techinse Hooge School (Nama lama ITB), rektor ITB kala itu berkata, “Karno, sesungguhnya ijazah ini akan lekang dimakan zaman, tapi karakter kamu sebagai lulusan THS-lah yang akan selalu abadi).
Suatu negara yang bermartabat adalah negara yang mampu menguasai ilmu pengetahuan. Hal ini sejalan dengan gagasan Professor Zuhal dalam 4 pilar daya saing bangsa, yakni teknologi-ilmu pengetahuan, ekonomi, pendidikan dan poilitik. Hal sejalan dengan visi Indonesia 2025 yakni, Indonesia sebagai negara yang Adil, Maju dan Mandiri, yang tertuang dalam Pasal 17 Tahun 2007.

Indonesia membutuhkan regenerasi kaun intelektual yang mampu mencetuskan berbagai ide dan inovasi. Dinamisasi dalam ide dan inovasi tersebut tentunya akan membuat negara ini semakin memilki modal untuk membangun ekonomi.
Dalam konstelasi perguruan tinggi, mahasiswa perlu menempatkan dirinya sesuai dengan falsafah tri dharma perguruan tinggi. Tri dharma perguruan tinggi terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Kabinet Keluarga Mahasiswa ITB entitas mahasiswa S-1 menempatkan proses meneliti dan mengabdi kepada masyarakat sebagai salahsatu bentuk pendidikan dalam rangka menyiapkan insan akademis. Proses keprofesian dan inovasi tidak hanya dianggap sebagai exxelence atau produktif menciptakan karya saja. Proses keprofesian dan inovasi juga perlu dibudayakan sebagai regenerasi bangsa. Dengan kata lain, keprofesian dan inovasi mahasiswa haruslah menyentuh ketiga unsur dari tri dharma perguruan tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s