Bagaimana Caranya Fokus Menjadi Jomblo Yang Baik

Yogyakarta, Januari 2014
Nasib

Mengawali tahun 2014 rasanya saya merasa penting untuk menuliskan seusatu tentang hal ini. Sekilas terlihat seperti tulisan galau. Namun jika kita perhatikan lebih dalam, terkadang ada beberapa orang yang menjadi krisis identitas, atau bahkan karakternya berubah karena hal ini.

Siapa yang tidak sedih dipanggil ‘Jomblo Lapuk’? atau dipanggil dengan sebutan ‘Jomblo Tulen’ dari lahir. Sudahlah, mari kita tegakkan kepala dan singsingkan lengan badan untuk berkata pada dunia, “Yes I am Jomblo!”
Di dunia ini terkadang ada orang yang memilih untuk sendiri, bukan karena tak berani jatuh cinta, tetapi takut jatuh pada yang pikir cinta. Di dunia ini juga ada orang yang tak pernah mau sendiri, karena dicintai dan mencintai adalah harkatnya yang abadi.

Menginjak usia 20 tahunan biasanya akan banyak orang yang mempertanyakan takdirnya sendiri. Ketika seorang ‘Jomblo’ datang ke acara pernikahan minimal dia akan berpikir dua hal. Pertama, wahh kapan ya aku menyusul dia? Kedua, wah ada gak yah orang jodoh aku di acara ini? Tapi menurut saya, sudahlah mungkin ini memang belum masa Anda, dan Tuhan belum mengizinkan Anda.

Sebagai jomblo tulen dari lahir (officially) ada beberapa hal agar yang bisa kita bagi agar kita dapat menjadi jomblo yang baik:
1. Hapus mindset, ‘Menjadi Jomblo adalah kesalahan’
Manusia itu lahir dalam kerugian. Karena waktu akan terasa terlalu singkat jika kita habiskan hanya untuk melayani beberapa orang saja (misal: pacar). Jika Anda sudah lama menjadi jomblo, maka bersyukurlah mungkin Tuhan mencoba memberikan Anda waktu dan kesempatan lebih untuk membuat kebaikkan yang lebih besar pada banyak orang. Misalnya menjadi manajer tim futsal, kakak asuh di rumah singgah, aktivis BEM Universitas, atau fokus untuk meniti karir.

2. Coba buka jalan untuk orang lain
Setiap kebaikkan itu akan dibalas, sekalipun itu hanya sebesar zarah (atom). Persoalan jodoh itu persoalan Tuhan, karena dialah yang mempertemukan dan memisahkan. Jika kita percaya hal itu, cobalah untuk mulai membantu orang lain untuk bertemu dengan jodohnya dengan lapang dada. Insy4wl suatu saat nanti jalan kita akan dimudahkan olehNya suatu saat nanti.

3. Tingkatkan level dan habiskan energi kamu
Mumpung selagi muda tak ada salahnya kita berpikir untuk selalu mengembangkan kapasitas diri. Jika Anda percaya orang baik ditakdirkan akan berjodoh dengan orang baik pula, maka tingkatkanlah kapasitas Anda agar suatu saat nanti Anda mendapatkan sosok yang super baik. Banyak hal yang bisa dilakukan misal dengan mengkaji kitab suci, belajar bahasa, atau bahkan merawat diri. Atau cobalah untuk travelling ke banyak tempat di dunia agar wawasan Anda semakin kaya.

4. Berdoa pada Yang Maha Kuasa

Saya cukup terbuka jika ada teman-teman sesama spesies Jomblo atau yang sudah berubah untuk menambah tipsnya.
Tulisan ini saya rasa masih relevan untuk orang usia 15- 20 tahunan. Jika usia Jomblo Anda sudah kronis mungkin sebaiknya Anda mencari tulisan, “Bagaimana Caranya Fokus Mengakhiri Kejombloan Anda”.

Achmad Faris S.S.

Iklan

3 pemikiran pada “Bagaimana Caranya Fokus Menjadi Jomblo Yang Baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s